Pmda.id-Tirtahharja-Muara Sugihan-Banyuasin-Sumatera Selatan. Rabu Pagi,22 juli 2026 M/7 safar 1448 H. pada suatu rabu pagi, aula sebuah pondok pesantren mulai di penuhi para wali santri. Mereka datang dari berbagai daerah dengan satu tujuan, yaitu menghadiri perkumpulan wali santri. Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan sambutan dari pimpinan pondok. Beliau menyampaikan bahwa keberhasilan Pendidikan santri tidak hanya bergantung pada usaha para guru, tetapi juga dukungan dan doa dari orang tua. Suasana semakin hangat Ketika sesi dialog dimulai. Para wali santri diberi kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan, saran, maupun pengalaman selama mendampingi putra-putri mereka belajar di pesantren. Setelah itu, para guru memaparkan berbagai program pesantren, mulai dari kegiatan belajar,hafalan Al-Qur’an hingga program pengembangan karakter. Mereka juga menjelaskan pentingnya komunikasi yang baik antara pesantren dan orang tua agar setiap permasalahan dapat diselesaikan dengan bijaksana.
Alhamdulillah, dengan terselenggaranya perkumpulan wali santri ini, kami berharap terjalin hubungan yang semakin erat antara pihak pondok dan seluruh wali santri. Melalui pertemuan ini, komunikasi dapat berjalan dengan baik sehingga setiap program Pendidikan, pembinaan, dan perkembangan santri dapat dipahami serta didukung bersama.Perkumpulan santri bukan sekedar ajang berkumpul, tetapi merupakan sarana untuk mempererat ukhuwah Islamiyah,memperkuat semangat belajar, dan menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, keikhlsan,serta tanggung jawab. Kami juga berharap perkumpulan ini menjadi wadah untuk bertukar pikiran, memberikan masukan yang membangun, serta memperkuat Kerja sama dalam mendidik putra-putri kita. Semoga ALLAH SWT senantiasa memberikan keberkahan kepada kita semua, memudahkan Langkah dalam membimbing generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan Masyarakat. Aamin.




