Pmda.id-Tirtaharja-Muara Sugihan-Banyuasin-Sumatera Selatan. Sabtu pagi 6 Juni 2026 M/ 20 Dzulhijjah 1447 H. Santri akhir KMI mengikuti kegiatan praktik manasik haji yang diselenggarakan oleh Pondok Modern Daarul Abroor sebagai bagian dari pembelajaran ibadah dan pembekalan keagamaan. Kegiatan ini diikuti diikuti oleh seluruh santri akhir KMI dengan penuh semangat dan khidmat. Praktik manasik haji merupakan salah satu sarana pembelajaran yang memadukan teori dan praktik agar santri memahami rukun, wajib, serta sunnah haji secara lebih mendalam.
Dalam sambutannya, Bapak Pimpinan [Al-Ustadz Muhammad Nurul Ni’am] menekankan pentingnya kesungguhan dalam mempelajari dan mengamalkan ilmu agama. Beliau juga menyampaikan bahwa manasik haji bukan hanya Latihan praktik ibadah, tetapi juga sarana untuk menanamkan nilai-nilai kesabaran, kedisiplinan, kepatuhan, serta kebersamaan yang menjadi bagian penting dalam kehidupan seorang muslim.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman teori yang telah dipelajari dikelas sekaligus memberikan pengalaman praktik secara langsung kepada para santri. Dengan adanya manasik haji ini, diharapkan santri akhir KMI memiliki bekal pengetahuan yang lebih komprehensif tentang ibadah haji serta mampu menjadi teladan dan sumber informasi keagamaan ditengah Masyarakat. Kami berharap kepada mereka, khususnya para santri akhir KMI, agar dapat mengikuti rangkaian manasik haji dengan sungguh-sungguh, memahami setiap tata cara pelaksanaannya, serta mengambil hikmah dan nilai-nilai yang terkandung didalamnya. Semoga ilmu yang diperoleh menjadi bekal yang bermanfaat bagi diri mereka sendiri dan dapat diamalkan serta disampaikan kepada Masyarakat dimasa yang akan datang.




