Kampus Pusat

Amaliyah Tadris Implementasi Ilmu Menuju Guru Berkualitas

Pmda.id-Tirtaharja-Muara Sugihan-Banyuasin-Sumatera Selatan. 17 April 2026 M/1 Dzulqo’dah 1447 H. Kegiatan amaliyah tadris merupakan ujian praktik mengajar yang wajib diikuti oleh santri akhir KMI sebagai syarat kelulusan. Program ini bertujuan membentuk santri menjadi calon pendidik yang siap terjun ke Masyarakat. Secara umum, amaliyah tadris menjadi tahap akhir pembentukan kompetensi keguruan bukan hanya teori, tetapi praktik nyata di depan kelas.

Dalam sambutannya, Bapak pimpinan [ Al-Ustadz Muhammad Nurul Ni’am] menekankan bahwa mengajar Adalah cara terbaik untuk belajar, sehingga santri harus menjadikan kegiatan ini sebagai proses pendewasaan diri, amaliyah tadris bukan sekedar ujian, tetapi bagian dari Pendidikan karakter dan pengabdian. Beliau juga menegaskan pentingnya kesungguhan dan tanggung jawab, karena santri sedang dipersiapkan menjadi kader pendidik islam.

Dalam sambutannya, Bapak Direktur KMI [Al-Ustadz Mufasil] menekankan bahwa pentingnya persiapan (I,dad) yang matang sebelum mengajar, santri harus menguasai ( materi Pelajaran, metode penyampaian, penggunan Bahasa araba tau inggris).

Harapan kami dalam kegiatan amaliyah tadris ini Adalah agar seluruh santri akhir KMI dapat mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh kesungguhan, keikhlasan, dan rasa tanggung jawab. Kami berharap melalui kegiatan ini, para santri mampu mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari selama bertahun-tahun di KMI ke dalam praktik mengajar yang nyata, sehingga terbentuk kompetensi sebagai calon pendidik yang professional. Selain itu, dapat meningkatkan kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, serta keterampilan dalam menyampaikan materi dengan baik dan efektif dihadapan peserta didik.

Informasi Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button